Serang – Muhammad Adzan Nafiun, lahir di Serang 15 September 2002, adalah seorang aktivis sosial, pengusaha, dan pegiat literasi Kabupaten Serang. Sosok muda ini dikenal karena telah menggerakkan budaya membaca melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) bernama TBM Kita Bersama yang ia dirikan sejak 2021 di Desa Tunjung Teja, Kabupaten Serang, serta di Kelurahan Singandaru, Kecamatan Serang dan di Desa Situ Gadung, Kabupaten Tangerang.
TBM Kita Bersana, yang ia kelola berhasil mendapat pengakuan dari Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Tangerang dengan masuk dalam daftar rekomendasi Program 1000 Bahan Bacaan Bermutu Perpusnas RI 2026. “Pengakuan ini membuktikan kerja keras komunitas literasi desa dapat berkontribusi nyata dalam gerakan literasi nasional,” ujar Adzan.
Selain mengelola TBM, Adzan pernah berkiprah sebagai wartawan di salah satu media lokal pada rentang waktu 2021–2024. Pengalaman tersebut melatihnya menyampaikan informasi akurat dan membangun literasi publik melalui media digital. Pada akhir 2025, ia mendeklarasikan diri sebagai Ketua Gerakan Literasi Daerah Kabupaten Serang di bawah naungan Yayasan Bina Jati Mandiri, sekaligus dipercaya menjadi anggota relawan pengurus salah satu perpustakaan desa di Kabupaten Serang.
Pada Awal 2026, sosok yang akrab disapa Kang Adzan ini mendapat kesempatan menjadi peserta magang sebagai fasilitator CSR di PT Bina Jaya Bestari, perusahaan distributor buku dan percetakan. Peran ini memperluas wawasannya tentang kolaborasi dunia usaha dalam mendukung gerakan literasi.
Dari pengalaman tersebut, dari foto unggahan Instagram pribadinya pada 21 Maret 2026, Adzan mendapat kesempatan bertemu dan berfoto bersama Gubernur Banten, Andra Soni dan Ibu Tinawati Ketua TP-PKK Provinsi Banten.
Dengan bekal pengalaman tersebut, Adzan berkomitmen memperkuat TBM sebagai pusat literasi inklusif, mengembangkan jejaring kolaborasi lintas sektor, serta mendorong literasi digital di desa. “Karena literasi bukan hanya membaca buku, tetapi membuka peluang, memperluas wawasan, dan membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Menurutnya, gerakan literasi tidak hanya mengandalkan inisiatif komunitas, melainkan perlu ada kerja sama strategis lintas sektor seperti sektor perusahaan dan swasta. Hal itu, menjadi wadah strategis yang sangat penting untuk memperkuat jejaring dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat pada umumnya.
Posting Komentar untuk "Profil Adzan Nafiun, Pegiat Literasi Kabupaten Serang"